#footer-column-container { clear:both; } .footer-column { padding: 10px; } .quickedit{ display:none; }

ONLINE-UJIAN SENI BUDAYA ESTIB

Rabu, 22 Maret 2017

Gelar Spanduk dan Bendera Anti Narkoba-Alun Alun Klaten-2-17



Siswa SMP Negeri 3 Bayat, Klaten, Jawa-Tengah turut Apel  Besar dan Ikrar Anti Narkoba di Alun-Alun Klaten Rabu, 22 Maret 2017. Siswa SMPN 3 Bayat, Klaten menggelar spanduk anti narkoba dan Bendera Anti narkoba terpanjang di Indonesia untuk tingkat SMP. Acara ini dihadiri 8 ribu peserta apel dari berbagai Ormas, Mahasiswa dan pelajar Se-Kabupaten Klaten.

Bertindak sebagai Pembina apel Plt. Bupati Klaten Sri Mulyani. Beberapa pejabat Muspika Kabupaten Klaten menempati podium utama. Ormas yang ikut dalam barisan terlihat membawa alat peraga dan spanduk yang berisi pesan anti narkoba.

Estib atau SMP Negeri 3 Bayat, Klaten, Jawa-Tengah telah mempersiapkan spsnduk sejak dini. Spanduk Anti Narkoba sepanjang lebih dari 240 meter dan 40 bendera tersebut merupakan karya anak-anak Estib. Siswa diajarkan menggambar spanduk sebagai implementasi pendidikan karakter agar siswa terhindar dari barang haram tersebut.

Pada gelar spanduk ini, terlihat suasana paling meriah dengan adanya orasi dari Bapak Subari, S.Pd. Gelar Spanduk Anti Narkoba ini yang pertama di Indonesia untuk tingkat SMP dan spanduk sepanjang 240 meter serta 40 bendera tersebut merupakan karya siswa sendiri atas bimbingan guru kesenian Asim Sulistyo, S.Pd.

Upacara yang dipimpin Plt. Bupati Klaten Sri Mulyani itu dihadiri jajaran muspida, tokoh agama, tokoh masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi masyarakat (ormas), mahasiswa, hingga kalangan pelajar. Kegiatan itu sebagai bentuk dukungan terhadap pemberantasan peredaran narkoba. ‘’Kemarahan penyalahgunaan dan peredaran narkoba semakin mengkhawatirkan, sehingga menuntut perhatian dari seluruh bangsa. Apel besar ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab dalam ikut serta dalam pemberantasan narkoba.

(Estib Post-Jurnalis SMPN 3 Bayat Klaten)
Selengkapnya...

Senin, 13 Maret 2017

Organ Tunggal-Kelangan-SMP Negeri 3 Bayat Klaten



Organ Tunggal adalah pentas musik di atas panggung dengan menggunakan Organ yakni alat musik besar seperti piano yang nadanya dihasilkan melalui dawai elektronis, pentas musik Organ Tunggal ini biasanya dipentaskan pada momen-momen tertentu, seperti pada Hajatan Pernikahan atau hajatan lainnya, juga dipentaskan pada acara Tujuhbelasan dan juga pada hari raya keagamaan seperti Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha dsb; selain di atas panggung, kesenian musik Organ ini juga dipentaskan secara berkeliling kampung pada saat-saat tertentu, seperti pada Bulan Ramadan dan sebagainya.

SMP Negeri 3 Bayat, Klaten, Jawa-Tengah mempunyai Group Organ Tunggal yang di beri nama “Estib Mudo Iromo.” Group Organ ini terdiri dari Penyanyi dan pemain organ yang semua personilnya siswa-siswi Estib (SMP Negeri 3 Bayat).



Group Organ ini sudah tidak asing lagi untuk daerah Kabupaten Klaten dan sekitarnya, karena sudah biasa pentas pada acara-acara yang sifatnya incidental antara lain Hajatan Pernikahan, Sunatan, HUT RI, HUT Sekolah, Perayaan hari-hari besar Nasional, Kekeluargaan, Rapat-rapat Kantor dan sebagainya.

Semua peralatan baik Keyboard maupun Sound System milik Estib sendiri. Group Organ bisa maju karena didukung pihak sekolah terutama Kepala sekolah dan anak-anak dibimbing olah guru kesenian Asim Sulistyo, S.Pd. lagu-lagu yang di mainkan biasanya lagu Pop, Pop kenangan, Campursari, dangdut dan Lagu-lagu Religi. Video ini diambil 12 Maret 2017 di Rumah Lanjar, S.Pd. pada acara pertemuan keluarga besar guru dan karyawan SMP Negeri 3 Bayat, Klaten, Jawa-Tengah.

Selengkapnya...

Kamis, 09 Maret 2017

Belajar Gitar di SMP Negeri 3 Bayat Klaten Jateng

Selalu memberi contoh, agar siswa termotivasi dan terinspirasi. Maka siswa cepet menguasai program atau materi pelajaran yang disampaikan oleh gurunya. Di SMP Negeri 3 Bayat, Klaten, Jawa-Tengah mata pelajaran seni rupa dan seni musik paling banyak diminati oleh siswa. Hampir 100% siswa mampu memainkan gitar dengan baik, karena pembelajaran dengan metode Contekstual Teaching and Learning.

Sebelumnya guru memberi contoh atau demontrasi main musik di depan siswa, sehingga siswa menjadi semangat ingin selalu mencoba memainkan alat musik khususnya Gitar. Satu-satunya sekolah yang mempunyai gitar terbanyak di Indonesia adalah SMP Negeri 3 Bayat, Klaten, Jawa-Tengah. Sekolah ini memiliki 32 gitar, sehingga setiap siswa pegang gitar satu-satu dalam latihan musik gitar. 

Walaupun pengampu seni musik bukan sarjana seni musik, namun guru tersebut mampu mengajar seni musik dengan baik. Sekolah ini atau yang biasa di sebut ESTIB (SMPN 3 Bayat) dijar oleh Asim sulistyo, yang sebenarnya beliau seorang sarjana seni rupa. Dengan kegigihan dalam mengajr seni, sekolah ini menjadi terkenal layaknya sekolah seni untuk tingkat SMP dan banyak menorehkan prestasi dalam berbagai ajang lomba dan festival seni tingkat kabupaten Klaten.


Selengkapnya...

 

Wikimapia Rowo Jombor

Pengikut

Wikimapia Krakitan

Bookmark and Share